Kapolda Sumut Diminta Copot Kapolsek Bilah Hulu, Diberi Informasi Bos Narkoba Tak Ditanggapi

Daerah19 Dilihat

Kapolsek Bilah Hulu AKP Syamsul.(dok)

 

Labuhanbatu, INVOCAVIT.COM: Komitmen penegakan hukum di wilayah hukum Polsek Bilah Hulu, Polres Labuhanbatu tampaknya jauh dari apa yang diharapkan masyarakat. Sikap apatis atau pembiaran terhadap dugaan peredaran narkotika yang dikendalikan Napi di Dusun Mualmas yang sudah beroperasi cukup lama namun dibiarkan begitu saja.

‎Peredaran Narkoba itu seolah menjadikan dapat restu dari aparat setempat alias kebal hukum. Bahkan, terindikasi terjadi diskriminasi. Sikap perlindungan terhadap bandar sabu dugaan adanya “setoran” bernilai tinggi kepada oknum penegak hukum, sehingga bisnis haram tersebut tetap aman terlindungi.

Berdasarkan itu, Ketua LSM Elang Mas Dariter Ritonga angkat bicara. Menurut Dariter ketidak pekaan Kapolsek tentang pemberantasan narkoba harusnya menjadi evaluasi pimpinannya.

“Kita berharap Kapolda Sumut Irjen Wisnu dapat mencopot Kapolsek Bilah Hulu AKP Syamsul Bahri karena dinilai adanya pembiaran terhadap pelaku narkoba,” kata Dariter, Minggu (6/9/2026).

Dia dinilai Kapolsek yang menjabat sekarang ini lemah dan melempem dalam menghadapi pemain besar narkoba.

“Tempat dan lokasinya sudah jelas. Kalau sekelas itu saja polisi enggak sanggup melakukan penangkapan berarti lemah juga intelejennya, harusnya bandar diwilkum kita dapat dideteksi,” bilang Dariter.

Katanya, jika memang Kapolsek sudah tidak mampu menangkap bandit sabu maka sebaiknya Kapolda segera mencopot Kapolsek AKP Syamsul.

“Ini kita minta Kapolda untuk mencopotnya karena ngak mampu nangkap bandar sabu diwilayahnya,” tegas Dariter.

Ia mengatakan, persoalan narkoba sudah semestinya barak-barak Narkoba yang merusak generasi muda harusnya segera diusut tuntas.

“Harusnya diberantas bukan malah dilindungi,” ungkap Dariter.

Sementara itu Kapolsek Bilah Hulu AKP Syamsul Bahri dikonfirmasi melalui Watspnya belum bersedia memberikan keterangan.

Diberitakan sebelumnya, Kapolsek dinilai tutup mata atas maraknya peredaran Narkoba jenis sabu di wilayah Hukumnya. Karena hingga kini tindakan yang dilakukan Polsek dan jajarannya terhadap pelaku kejahatan narkoba belum terlihat adanya penindakan sebagaimana diinformasikan jauh hari sebelumnya.

Seperti hal yang disebut-sebut peredaran sabu di Dusun Mualmas yang putaran perharinya mencapai Ratusan juta rupiah. Hingga kini Polsek Bilah Hulu belum berani melakukan penindakan atas maraknya peredaran sabu diwilayahnya tersebut.

“Kalapun dilakukan pengerebekan pasti hanya bong yang dapat bandar yang meresahkan masyarakat belum juga ditangkap,” kata Rapi ke Wartawan.(abi)