Mabes Polri Belum Bersuara Soal Isu Penangkapan Jenderal Terkait Dugaan Penyadapan Pejabat Negara

Selasa, 3 November 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Dua unit mobil Rantis Brimob terparkir didepan Mabes Polri (ist).

 

Jakarta, INVOCAVIT.COM:  Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri) belum memberikan keterangan resmi terkait isu penangkapan sejumlah perwira tinggi Polri yang diduga terkait aktivitas penyadapan terhadap pejabat negara.

Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol. Johnny Edizon Isir, menyatakan pihaknya masih mendalami informasi yang beredar.

“Kami masih mendalami dan mengecek kebenaran informasi tersebut. Kami belum bisa mengungkap identitas maupun jumlah perwira yang dimaksud dan meminta publik menunggu keterangan resmi selanjutnya,” kata Johnny di Jakarta, Selasa (3/11/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan di tengah cepatnya peredaran informasi di luar yang menyebut telah ada penahanan di Mako Brimob Kelapa Dua. Hingga berita ini diturunkan, belum ada rilis resmi dari Divpropam Mabes Polri.

Mabes Polri Diminta Transparan

Terkait maraknya isyu dugaan penyadapan terhadap pejabat tinggi negara yang menyeret nama sejumlah perwira tinggi Polri menjadi perbincangan luas pada Selasa (3/11/2026).

Sejumlah sumber yang mengaku dekat dengan lingkungan penegak hukum mengklaim telah ada penetapan tersangka terhadap beberapa perwira dengan inisial AS, EH, NS, A, dan L, serta seorang perwira menengah berpangkat Kombes dan beberapa bintara. Sumber tersebut juga mengklaim lokasi penahanan berada di Mako Brimob Kelapa Dua dan aktivitas penyadapan diduga dilakukan dari kawasan Widya Chandra.

Klaim tersebut menyebut salah satu target penyadapan adalah Presiden Prabowo Subianto dan Seskab Teddy. “Intinya, seluruh informasi itu masih berupa klaim sumber anonim dan belum terkonfirmasi.

Nyatanya, hingga saat ini, Mabes Polri belum mengumumkan secara resmi identitas, jumlah, maupun status hukum para perwira yang dimaksud. Kadiv Humas Polri Irjen Johnny Edizon Isir menegaskan proses pengecekan masih berlangsung.

Pengamat Politik menilai, jika isu ini benar, Mabes Polri perlu segera memberikan keterangan resmi secara transparan untuk mencegah spekulasi liar dan menjaga kepercayaan publik terhadap institusi.**

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kapolri Mutasi Sejumlah PJU dan Kapolres Polda Sumut, Diantaranya Dirlantas KBP Ahmad Fauzi Dalimunthe
Sebelas Hakim PN Medan Pindah Dapat Jabatan Baru, Khamozaro Waruwu sebagai Hakim Tinggi PT Kepulauan Riau
Kapolri Larang Seluruh Personel Pakai Vape, Termasuk Diluar Dinas
Maruli Siahaan Hadiri Pesta Puncak Tahun Transformasi 2026 Dipadu Dengan Pesta Gotilon dan Parheheon Ama HKBP Sei Agul Medan
KRI Bung Karno-369 Kawal Pengiriman Rupiah Ke Wilayah 3 
Minggu Kasih Kapolda Sumut di Gereja Katedral,  Merawat Kebhinekaan, Menjaga Generasi, dan Mewujudkan Sumut Aman
Bangun Dan Pelihara Hubungan Kekeluargaan, Maruli Siahaan Hadiri Pesta Pernikahan Putri Dari CEO Media Sumut24
Maruli Siahaan Dukung Wisata Rohani 26 NHKBP Pos Pelayanan Chapel PGI Distrik XXXI, Wujud Nyata Kepedulian Generasi Muda Gereja

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 21:39 WIB

Mabes Polri Belum Bersuara Soal Isu Penangkapan Jenderal Terkait Dugaan Penyadapan Pejabat Negara

Selasa, 3 November 2026 - 18:35 WIB

Kapolri Mutasi Sejumlah PJU dan Kapolres Polda Sumut, Diantaranya Dirlantas KBP Ahmad Fauzi Dalimunthe

Selasa, 3 November 2026 - 16:54 WIB

Sebelas Hakim PN Medan Pindah Dapat Jabatan Baru, Khamozaro Waruwu sebagai Hakim Tinggi PT Kepulauan Riau

Senin, 2 November 2026 - 20:52 WIB

Kapolri Larang Seluruh Personel Pakai Vape, Termasuk Diluar Dinas

Senin, 2 November 2026 - 19:32 WIB

Maruli Siahaan Hadiri Pesta Puncak Tahun Transformasi 2026 Dipadu Dengan Pesta Gotilon dan Parheheon Ama HKBP Sei Agul Medan

Berita Terbaru