Maruli Siahaan Kawal Aspirasi Petani Sumut, P3-TGAI Terealisasi di Mandailing Natal dan Deli Serdang

Medan6 Dilihat

Maruli Siahaan kawal aspirasi petani Sumut.(ist)

Sumut, INVOCAVIT.COM: Perjuangan Kombes Pol. (Purn.) Dr. Maruli Siahaan, S.H., M.H., Anggota DPR RI Komisi XIII Fraksi Partai Golkar Dapil Sumatera Utara I, dalam mengawal aspirasi masyarakat terkait kebutuhan infrastruktur irigasi mulai membuahkan hasil. Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) kini terealisasi di sejumlah wilayah Kabupaten Mandailing Natal dan Deli Serdang.

 

Program tersebut menjangkau antara lain Desa Huta Tonga BB dan Barbaran di Kecamatan Panyabungan Barat, Desa Siabu di Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal, serta Desa Sidodadi Ramunia di Kecamatan Beringin, Kabupaten Deli Serdang.

 

Dalam prosesnya, Maruli berperan menyerap kebutuhan masyarakat di lapangan, membawa aspirasi tersebut ke tingkat pusat, membangun komunikasi melalui Fraksi Partai Golkar, serta terus mengawal agar kebutuhan masyarakat memperoleh perhatian dan dapat ditindaklanjuti melalui program pemerintah.

 

“Tugas saya bukan hanya datang dan mendengar keluhan masyarakat. Aspirasi itu harus saya bawa, komunikasikan, dan kawal di pusat sampai ada jalan keluarnya. P3-TGAI ini menjadi salah satu hasil nyata dari perjuangan tersebut,” ujar Maruli.

 

Maruli secara khusus menyampaikan apresiasi kepada Pimpinan Fraksi Partai Golkar, Bapak Sarmudji, yang memberikan dukungan dalam memperjuangkan aspirasi tersebut.

 

“Tanpa dukungan Bapak Sarmudji dan Fraksi Partai Golkar, perjuangan ini tentu tidak mudah. Ini menunjukkan bahwa ketika aspirasi masyarakat dikawal bersama, kebutuhan di daerah dapat kita dorong menjadi program nyata,” katanya.

 

Menurut Maruli, pembangunan irigasi tidak sekadar persoalan fisik, tetapi menyangkut keberlangsungan usaha tani, produktivitas pertanian, dan pendapatan masyarakat.

 

“Bagi saya, ukuran keberhasilan perjuangan aspirasi adalah ketika masyarakat benar-benar merasakan manfaatnya. Dari suara petani di desa, kita perjuangkan hingga menjadi pembangunan nyata,” pungkas Maruli.**